Pernah Tak Punya Uang, Kill The DJ Tidur Di Teras Pak RT Hingga Jaga Parkir

JAKARTA - Rapper Kill The DJ atau Marzuki Mohamad merasa senang tinggal di kota Yogyakarta.

Pasalnya, pria akrab disapa Juki ini bisa bermusik tanpa takut tidak punya uang di Yogyakarta.

Baginya, Yogyakarta digambarkan sebagai kota tapi dengan relasi kampung, di mana kebersamaan dan kekeluargaan begitu terasa.

Demikian halnya dalam bermusik, ketika mendapat lingkungan yang benar, maka bisa dipastikan teman-temannya akan mendukung.

"Kowe ora duwe duit tetep iso berkarya, karena kamu punya lingkungan yang begitu mendukung, support system yang sangat mendukung," kata Kill The DJ dikutip dari konten Beginu, YouTube Kompas.com, Rabu (23/12/2020).

Tidak ada hubungan dengan laku atau tidak, yang paling penting bagi Kill The DJ adalah berkarya dulu.

Bahkan, masyarakat Yogyakarta disebutnya sudah melihat seniman berkarya itu hal wajar, bukan malah dianggap aneh atau gila.

Kalaupun tidak ada uang selagi berkarya, di Yogyakarta orang tetap bisa hidup.

Sebagaimana dialaminya dahulu, numpang tidur dimana saja dan mencari pekerjaan apa saja.

"Saya waktu enggak punya duit, pertama kali saya tidur di terasnya pak RT Terban, jaga parkir, ngamen, desain, gambari dompet di Malioboro. Nek ora duwe duit yo mangan ning nggone pak RT yo dikon mangan," kenangnya.

"Aku berhutang banyak sama Yogya. Meskipun aku kelahiran Klaten, tapi aku berhutang banyak sekali sama Yogya," kata Kill The DJ melanjutkan.

[Source: Kompas]