Jokowi Harap Vaksinasi Covid-19 Munculkan Kepercayaan Pada Penanganan Pandemi

JAKARTA - Presiden Joko Widodo memastikan bahwa program vaksinasi gratis akan dimulai pada awal tahun 2021.

Ia berharap program ini dapat menimbulkan kepercayaan publik terhadap penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air.

"Adanya program vaksinasi ini kita harapkan kepercayaan publik tentang penanganan Covid-19 akan muncul dan menimbulkan rasa aman di masyarakat," kata Jokowi saat membuka acara Outlook Perekonomian Indonesia 2021 dipantau melalui YouTube Perekonomian RI, Selasa (22/12/2020).

Jokowi mengatakan, kebijakan pemerintah yang baik di 2020 akan dilanjutkan pada tahun depan. Kebijakan tersebut termasuk yang berkaitan dengan penanganan Covid-19.

"Terutama di bidang kesehatan untuk penanganan Covid-19 dan juga pemberian bantuan perlindungan sosial untuk rakyat," ujarnya.

Menurut Jokowi, 2020 menjadi tahun yang tidak mudah dengan adanya pandemi Covid-19.

Hal ini salah satunya dibuktikan dengan kontraksi ekonomi di kuartal ke-2 tahun 2020 sebesar minus 5,32 persen.

Namun demikian, di triwulan ketiga, pertumbuhan ekonomi Indonesia berhasil mengalami perbaikan, meskipun masih di angka minus 3,49 persen.

Jokowi mengklaim, perbaikan ini menunjukkan bahwa upaya pemulihan ekonomi sudah menunjukkan hasil.

Ia pun berharap, dengan dilaksanakannya vaksinasi Covid-19 dan berbagai kebijakan yang mendukung penanganan pandemi, situasi perekonomian di Indonesia akan semakin membaik.

"Dengan tren perbaikan seperti ini, kita berharap situasi ekonomi kita, perekonomian kita kedepan akan lebih baik dan akan membaik," kata Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi mengumumkan bahwa pemerintah akan menggratiskan vaksin Covid-19.

Keputusan ini diambil setelah para pemangku kepentingan menerima masukan dari masyarakat dan menghitung ulang keuangan negara.

"Jadi setelah menerima banyak masukan dari masyarakat dan setelah melakukan kalkulasi ulang, melakukan perhitungan ulang mengenai keuangan negara, dapat saya sampaikan bahwa vaksin Covid-19 untuk masyarakat adalah gratis," kata Jokowi melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (16/12/2020).

"Sekali lagi gratis, tidak dikenakan biaya sama sekali," tuturnya.

Atas keputusan ini, Jokowi menginstruksikan jajarannya di seluruh kementerian/lembaga serta pemerintah daerah untuk memprioritaskan program vaksinasi pada tahun anggaran 2021.

Ia juga memerintahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk memprioritaskan dan merealokasi anggaran lain untuk program vaksinasi gratis.

"Sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak mendapatkan vaksin," ujar Jokowi.

[Source: Kompas]