Ini Protokol Ibadah Natal Di Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda Tangerang

TANGERANG - Tidak seperti pelaksanaan misa biasanya, Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda (HSPMTB), Kota Tangerang memiliki beberapa peraturan baru.

Kevin Deniswara, Sekretaris Dewan Harian Gereja Katolik HSPMTB, mengaku ada beberapa perbedaan di misa tahun ini. Perbedaan ini disebabkan oleh protokol kesehatan yang diterapkan secara ketat.

"Yang tadinya kita menampung hingga 2.000 orang, kita hanya 200 orang saja," ungkap Kevin, Kamis (24/12/2020).

Ia berujar, penerapan protokol kesehatan di gereja tersebut mengikuti kebijakan Keuskupan Agung Jakarta.

"Kita menggunakan sistem kode QR. Jadi sebelum datang ke misa, tiap umat yang mau hadir harus daftar terlebih dahulu," jelasnya.

Batas usia juga ditetapkan oleh pihaknya, yakni rentang usia 18 hingga 59 tahun.

"Perbedaannya selain itu, proses masuk dan keluar gereja diatur. Sebelum masuk juga dicek suhu terlebih dahulu," paparnya.

Setelah Misa selesai, seluruh umat yang hadir dilarang melakukan swafoto atau aktifitas foto lain di area gereja.

"Biasanya setelah misa, kan banyak umat ingin foto dengan dekorasi yang ada. Tapi, sekarang tidak boleh. Sangat kami imbau agar tiap umat langsung pulang setelah Misa," urainya.

Satu hal yang menurutnya sangat berbeda, yaitu proses salam damai. Ia mengaku, Gereja Katolik HSPMTB terkenal dengan proses yang dilakukan usai misa tersebut.

"Kami terkenal dengan salam damai.  Salam damai sekarang dilakukan dengan mengatupkan tangan," katanya.

Tak hanya itu saja, pihak Gereja Katolik HSPMTB turut menyediakan oxymeter dan menurunkan beberapa dokter di setiap pelaksanaan Misa.

"Ada tenaga medis yang standby. Jadi semua di bawah penanganan medis," ucapnya.

Tadi sore, misa malam natal sudah berlangsung di gereja ini. Dia mengatakan kuota misa malam natal penuh.

"Karena situasi wajib protokol, masih ada (umat) yang ragu-ragu. Tapi sekarang, kuota selalu penuh. Umat sudah rindu pengen dateng ke gereja dan ketemu orang lain," jujurnya.

Dalam kesempatan ini ia berharap, agar situasi saat ini cepat kembali normal. Pasalnya, ada beberapa orang yang merasa tidak nyaman dengan protokol kesehatan yang ada.

Sebagai informasi, Gereja Katolik HSPMTB ini memiliki total 4 jadwal misa. Dua misa pada hari Kamis (24/12/2020), yaitu pukul 17.00 dan 21.00 serta dua misa pada hari Jumat (25/12/2020), yaitu pukul 09.00 dan 17.00.

Selain itu, misa di gereja tersebut juga ditayangkan secara langsung melalui akun youtube Paroki Tangerang.

[Source: Kompas]